Apa Itu Template & Module?
Pelajari cara kerja template dan module dalam pemrograman — dua konsep kunci yang membuat kode lebih rapi, efisien, dan mudah dikelola.
Mulai Belajar →Apa Itu Template & Module?
Dua konsep ini adalah fondasi dari pemrograman modern yang efisien. Keduanya bertujuan sama: menghindari pengulangan kode dan membuat program lebih mudah dipelihara.
Template = Cetakan kue. Bentuknya sama, tapi isinya bisa coklat, vanila, atau stroberi.
Module = Kotak peralatan dapur. Simpan di satu tempat, ambil kapanpun perlu tanpa beli lagi.
Jenis-Jenis Template
Template digunakan di berbagai bidang pemrograman. Berikut jenis-jenis template yang paling sering ditemui:
Jenis-Jenis Module
Module dibedakan berdasarkan bahasa pemrograman dan cara penggunaannya:
| Tipe Module | Bahasa | Cara Import | Keterangan |
|---|---|---|---|
| ES Module (ESM) | JavaScript | import / export |
Standar modern JS, didukung browser & Node.js |
| CommonJS | Node.js | require / module.exports |
Format lama Node.js, masih banyak digunakan |
| Python Module | Python | import / from...import |
Setiap file .py bisa jadi module |
| PHP Namespace | PHP | use / require_once |
Digunakan di Laravel, Symfony, WordPress |
| C++ Header | C++ | #include |
File .h/.hpp berisi deklarasi fungsi/kelas |
Cara Menggunakan Module
Alur kerja module sangat sederhana: buat → ekspor → impor → pakai. Berikut langkah-langkahnya:
-
1Buat file modulePisahkan kode berdasarkan fungsinya ke file tersendiri. Misal:
math.jskhusus operasi matematika,string.jskhusus manipulasi teks. -
2Export fungsi/variabel yang ingin dibagikanTandai apa yang boleh dipakai dari luar file menggunakan keyword
export(JS) atau tanpa underscore (Python). -
3Import di file yang membutuhkanPanggil module dari file lain menggunakan
import(JS) atauimport(Python). Hanya ambil yang dibutuhkan saja. -
4Gunakan seperti biasaSetelah diimport, fungsi dari module bisa dipanggil langsung seolah ditulis di file yang sama.
Contoh Kode Nyata
Mari lihat contoh konkret penggunaan module dan template di beberapa bahasa populer:
📌 JavaScript — ES Module
export function tambah(a, b) { return a + b; }
export function kurang(a, b) { return a - b; }
export const PI = 3.14159;
// main.js — file yang menggunakan module
import { tambah, kurang, PI } from './math.js';
console.log(tambah(5, 3)); // Output: 8
console.log(kurang(10, 4)); // Output: 6
console.log(PI); // Output: 3.14159
📌 Python — Module & Import
def sapa(nama):
return f"Halo, {nama}! Selamat datang."
def hitung_luas(panjang, lebar):
return panjang * lebar
# main.py — gunakan module
from utilitas import sapa, hitung_luas
print(sapa("Budi")) # Halo, Budi! Selamat datang.
print(hitung_luas(5, 8)) # 40
📌 Jinja2 — HTML Template Engine (Python/Flask)
<h1>Halo, {{ nama }}!</h1>
<p>Umur: {{ umur }} tahun</p>
{% if umur >= 17 %}
<span>✅ Sudah dewasa</span>
{% else %}
<span>🔒 Belum dewasa</span>
{% endif %}
# app.py — kirim data ke template
return render_template('profil.html', nama='Budi', umur=20)
📌 C++ — Generic Template
template<typename T>
T ambilMaksimal(T a, T b) {
return (a > b) ? a : b;
}
int main() {
cout << ambilMaksimal(10, 20); // int → 20
cout << ambilMaksimal(3.5, 2.1); // double → 3.5
cout << ambilMaksimal('z', 'a'); // char → z
}
Topik yang berkaitan:
Siap praktek langsung? 🚀
Coba buat module pertamamu atau uji pemahaman dengan kuis singkat.